Minggu, 01 Desember 2013

PERANG


Kalau di ingat-ingat, dunia memulai tahun 1990an dengan perang teluk. Bahkan, sebelumnya pada era 80-an juga terjadi perang. Antara Iraq vs iran, uni soviet vs afganistan, dan perang Vietnam di era 60-70an. Semenjak perang dunia ke 2¸ hamper selalu terjadi perang dalam periode 10 tahunan. Bahkan di era setelah perang teluk ke 2 antara As vs Iraq, ada perang panama, perang Somalia, perang bosnia dan beberapa perang yg dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh beberapa tentara barat.
Setelah serangan 11 september, kita jelas melihat perang melawan terror yg dimulai AS dengan menyerang afganistan yg dilanjutkan perang teluk ke 3. Belum lagi perang yang di kumandangkan tentara rusia melawan pemberontakan di bakas negara USSR yang mencoba untuk merdeka.
Yang paling terkini, saat dunia memasuki 2011, perang libia dimulai. Perang yang klaim untuk menegakkan demokrasi di negara yang selama 41 tahun dipimpin oleh sorang kolonel. Perang yang dinilai “hanya” untuk minyak. Tapi bukankah alasan itu juga yang jadi tujuan perang teluk 1, 2 bahkan yang ke 3?
Tulisan ini bukan untuk menganalisa alasan dan sebab perang-perang itu dijalankan, saya masih belum cukup punya data untuk mendukungnya. Tapi saya hanya mengajak anda yang membaca tulisan ini berfikir. Bahwa selama lebih dari 50 tahun dejak perang dunia ke 2 dimulai, dunia ini belum pernah “libur” dari perang. Tidak pernah dalam masa 10 tahun, tidak ada peluru yang ditembakkan, rudal diluncurkan atau bom dijatuhkan  selain untuk membunuh sesama manusia.
Dunia pernah meradakan dahsyatnya perang dunia pertama dan membentuk badan untuk menjaga perdamaian yang di sempurnakan setelah perang dunia kedua. Tapi, perang tetap berlangsung. Pembantaian masih terjadi, anak-anak  masih kehilangan ayah mereka. Ibu-ibu msih menangisi kematian putranya.
Kapan berbagai macam perang ini akan selesai?

pernah dimuat di akun Fb saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar